Asus Zenbook 14 UX443FA: Primadona di Kalangan Full Stack Programmer

Review Asus Zenbook 14 UX443FA untuk programmer
Suka duka jadi programmer millenials

Yup, ilustrasi tersebut adalah salah satu contoh tantangan kerja yang biasa dihadapi oleh para programmer, yang biasa berinteraksi dengan orang-orang yang awam teknologi atau tidak berasal dari latar belakang IT dalam dunia kerja.

 

Para programmer (khususnya programmer millenial dan gen Z)  sangat sering diberikan deadline kerja yang sangat cepat, akibat dari ketidakpahaman beberapa orang tentang job desc programmer.

 

Seringkali para programmer menghadapi orang-orang yang bahkan berpikir bahwa, mengelola dan merombak suatu aplikasi tidak jauh berbeda seperti mengedit Ms. Word dan Pdf.

 

Padahal semua teknologi yang digunakan oleh banyak orang saat ini dibuat dengan bahasa pemrograman yang kompleks.

Review Asus Zenbook 14 UX443FA

Namun, yang namanya bekerja, pasti akan selalu ada tantangannya. Apalagi bekerja di dunia teknologi yang perkembangannya sangat cepat dan memerlukan kerjasama dengan banyak pihak.

 

Salah satu kunci sukses untuk meningkatkan produktivitas dalam pekerjaan sebagai seorang programmer adalah dengan memiliki laptop yang mumpuni. Laptop yang dapat menunjang tuntutan pekerjaan multitasking adalah suatu keharusan.

 

Dengan laptop yang handal, para programmer dapat dengan mudah menjalankan berbagai aplikasi yang mereka butuhkan untuk menyelesaikan tugas-tugas dengan efisien. Kira-kira apa yah laptop terbaik untuk programmer?

review Asus Zenbook 14 UX443FA
Potret suami saya bersama tim programmernya sedang melakukan sosialisasi terkait update Aplikasi Spasikita. (Sumber: dok. pribadi)

Sebagai seorang full stack programmer, mahir multitasking merupakan skill wajib yang harus dikuasai. Oleh karena itu, selain harus mampu mengelola waktu dan tenaga, seorang full stack programmer juga wajib memiliki laptop pendukung yang mampu menunjang segala aktivitas programming-nya.

 

Suami saya sudah menjadi full stack programmer selama lebih dari lima tahun, dan selama itu pula ASUS selalu menemani produktivitasnya. Di satu tahun pertama sebagai programmer, dia menggunakan ASUS A442U core i5, kemudian selama empat tahun terakhir ini, dia beralih menggunakan ASUS Zenbook 14 UX443FA.

 

Full stack programmer adalah programmer yang membangun sistem, baik dari sisi back end, front end, maupun database. Terbayang kan seberapa besar beban kerjanya?

 

Oh ya, saya memberikan predikat Asus Zenbook 14 UX443FA sebagai primadona di kalangan full stack programmer bukan tanpa alasan. Sebab bukan hanya suami saya saja yang menggunakan laptop ini, tetapi juga seluruh tim-nya.

 

Saat mereka mendapatkan dana dari kantor untuk membeli laptop, mereka melakukan riset  bersama-sama mengenai laptop apa yang paling worth it untuk para full stack programmer. Dari riset itu lah mereka memutuskan untuk memilih ASUS Zenbook 14 UX443FA sebagai laptop terbaik untuk programmer (full stack).

 

Tentunya hasil riset bersama ini didasari oleh banyak aspek. Bukan hanya soal fitur dan performa, tetapi juga diukur dari kelayakannya dalam segi harga.

 

Sejak diperkenalkan pada tahun 2011, Asus seri Zenbook memang sudah menjadi incaran banyak orang. Desain dan performanya yang unggul menjadi magnet utamanya. Oh ya, bahkan menurut situs ByteScout, Asus Zenbook 14 masuk ke dalam list top 30 laptop terbaik untuk programmer.

 

Pada artikel kali ini, saya akan mengulas pengalaman menggunakan ASUS Zenbook 14 UX443FA dari perspektif seorang full stack programmer. Simak sampai akhir, yah!

 

 

 

Alasan Mengapa Asus Zenbook 14 UX443FA Dipilih oleh Para Full Stack Programmer Spasikita

Aplikasi yang dikelola oleh suami saya dan timnya bernama Spasikita. Aplikasi Spasikita adalah aplikasi sistem pelaporan yang digunakan oleh seluruh satuan kerja (satker)  Kemendikbud Ristek di seluruh Indonesia. Seluruh data dari satker wajib dilaporkan melalui Spasikita.

 

Nantinya, data yang diinput oleh para satker, akan diteruskan (forward) ke Kementrian Keuangan dan Bappenas. Jadi, terbayang kan betapa padatnya traffic Aplikasi Spasikita? Oleh karena itu, tim programmer Spasikita harus selalu siaga jika terdapat kendala dalam penginputan data.

Spasikita memiliki 3 modul, yaitu: modul kinerja, modul evaluasi, dan modul e-planning (perencanaan anggaran). Setiap modul memiliki deadline-nya masing-masing. Nah, terkadang deadline antar modul terjadi bersamaan.

 

Saat hal ini terjadi, mereka tidak perlu khawatir, sebab Asus Zenbook 14 UX443FA mampu menunjang kinerja teman-teman programmer Spasikita. 

 

Di bawah ini saya akan menjabarkan fitur dan keunggulan dari laptop Asus Zenbook 14 UX443FA dan mengapa laptop ini adalah laptop terbaik untuk programmer versi teman-teman programmer aplikasi Spasikita.

Performa ASUS Zenbook 14 UX443FA

Asus Zenbook 14 UX443FA

Nah, saat deadline untuk beberapa modul terjadi bersamaan, suami saya harus membuka aplikasi Remote Desktop Connection yang cukup berat dalam waktu lama. Aplikasi ini memantau transaksi server yang ada di modul-modul tersebut.

 

Selain itu, setiap kali bekerja, suami saya setidaknya harus menjalankan beberapa aplikasi sekaligus, seperti PosgreeSQL, Navicat, Github, Visual Studio Code, XAMPP, Postman, dan Django.

Dengan begitu, laptop terbaik untuk programmer (full stack) adalah laptop yang mampu menunjang kinerja aplikasi-aplikasi tersebut dalam satu waktu.

 

Suami saya merasa, laptop ASUS Zenbook 14 UX443FA ini memang di rancang untuk para full stack programmer. Selama 4 tahun dia bekerja menggunakan laptop ini, belum pernah ada kendala serius yang menghambat produktivitasnya. 

 

Saat sedang bekerja di rumah pun, suami saya selalu terlihat enjoy dengan performa laptopnya. 

 

FYI, selain bekerja sebagai programmer Spasikita, suami saya juga mengerjakan beberapa proyek pengembangan aplikasi untuk klien swasta, sehingga dia memiliki banyak sekali deadline yang harus dipenuhi, di mana seluruh proyek yang dikerjakannya, dibuat dan disimpan dalam laptop ini. 

Laptop ini dilengkapi dengan komponen perangkat keras yang mencakup prosesor Intel Core i7-8565U, RAM sebesar 8GB DDR3, penyimpanan SSD 256GB, dan kartu grafis Intel UHD Graphics 620.

 

Dengan prosesor Intel Core i7-8565U, menjalankan IDE (Integrated Development Environment) seperti Visual Studio Code atau IntelliJ IDEA akan semakin lancar. 

 

RAM sebesar 8GB sangat cukup untuk tugas pemrograman.  Selain itu, penyimpanan SSD 256 GB memberikan akses yang cepat ke data dan mempercepat waktu booting sistem operasi serta waktu loading aplikasi.


Selain banyak menginstal aplikasi untuk bekerja, suami saya juga menginstal beberapa game di laptop ini. Meskipun laptop ini tidak dirancang untuk gaming, tetapi bermain game di laptop ini cukup enteng.

Game yang diinstal oleh suami saya antara lain Age of empire 3 collection, Ghost Sniper, The SIMS 4, dan NFS underground.

 

Saya yang paling sering memainkan The SIMS 4 di laptop ini, dan jujur saya enjoy sekali bermain game di laptop ini, karena tidak lag meskipun banyak mods dan CC pendukung yang saya instal. Total mods yang saya instal untuk game ini bahkan mencapai 11 GB.

Windows 11

Laptop Asus dilengkapi dengan Windows 11

Laptop ASUS hadir dengan dilengkapi Windows 11 Home. Ketika pekerjaan menumpuk, laptop ASUS dengan Windows 11 siap membantu Anda menyelesaikannya. Laptop ASUS dengan Windows 11 yang lebih nyaman di mata, memungkinkan Anda mengekspresikan diri dan cara kerja terbaik Anda. Dan tidak hanya Windows 11 asli, tersedia juga genuine Microsoft Office 2021 untuk menunjang aktivitas Anda sepanjang hari.

 

Asus Zenbook 14 UX443FA dilengkapi dengan Windows 11, sehingga laptop ini sangat ideal bagi para programmer full stack Spasikita. Sebab, aplikasi besar seperti Remote Desktop Connection hanya bisa beroperasi pada laptop yang memiliki Windows 11. Kenyamanan visual yang dihadirkan oleh Windows 11 juga sangat mendukung aktivitas para programmer yang sering kali melakukan coding dalam waktu lama.

Baterai ASUS Zenbook 14 UX443FA

0
Jam Umur Baterai jika Terisi Penuh
0
Wh Baterai Polimer Litium

Selama 4 tahun mengerjakan full stack programming menggunakan Asus Zenbook 14UX443FA, baterai laptop belum pernah bocor atau mengalami kendala lainnya. Jika posisi baterai sedang full 100%, laptop ini bisa menyala selama 10 – 13 jam.  Kapasitas baterai ASUS Zenbook 14 UX443FA adalah 50Wh dan adaptor dayanya memiliki daya keluaran sebesar 65W dengan tegangan keluaran 19V DC.

 

Dalam satu hari, pegawai kantoran memang hanya bekerja sekitar 8 jam bahkan bisa kurang dari itu. Sehingga kalau kita kelupaan membawa charger laptop ke kantor tetapi laptop dalam keadaan terisi penuh (fully charged 100%), kita masih bisa bekerja seharian penuh tanpa plug in charger.

 

Ketika diuji oleh tim programmer Spasikita, saat laptop dalam keadaan fully charged 100% dan digunakan untuk mengoperasikan PosgreeSQL, Navicat, Github, Visual Studio Code, XAMPP, Postman, dan Django dalam keadaan terkoneksi ke Wifi, laptop dapat bertahan dalam waktu 10 jam 9 menit

Dimensi Laptop Asus Zenbook 14 UX443FA

Review Asus Zenbook 14 UX443FA

Suami saya dan tim-nya menggunakan laptop layaknya menggunakan handphone. Selalu dibawa kemana pun dan kapan pun, bahkan saat kami traveling ke luar negeri. Nah karena alasan ini lah mereka harus memilih laptop yang ringan dan ringkas tetapi juga kokoh dan bertenaga, sehingga ideal untuk dibawa kemana-mana dalam waktu lama.

 

ASUS Zenbook 14 UX443FA yang mengedepankan desain Zen yang premium, minimalis, dan elegan ini sangat memenuhi kriteria di atas. Bodi laptop ini terbuat dari alumunium sehingga cukup kokoh dan tidak mudah tergores atau rusak ketika terbentur. ASUS Zenbook 14 UX443FA memiliki dimensi yang cukup ringkas yaitu 31.9cm x 19.9cm x 1.59 cm dan dengan bobot 1.19 kg, dengan tambahan bobot adaptor charger sebesar 222 gram. Sehingga total bobot laptop ini hanya 1.41 Kg saja dan ukurannya hampir lebih kecil dari kertas ukuran A4.

 

Layar Laptop Asus Zenbook 14 UX443FA

0
% rasio layar ke bodi
0
mm bezel ultraslim

Laptop ini mempunyai layar berukuran 14 inch dengan resolusi Full HD/1920 x 1080 Pixel pada tingkat refresh rate 60 Hz, dimana panel yang digunakan yaitu Panel IPS Level dengan akurasi warna 100% sRGB.

 

ASUS tetap mempertahankan formula layar NanoEdge Display andalannya dengan bingkai layar super tipis. Sehingga rasio layar ke bodinya mencapai 92%, yang memperkecil ukuran bezel serta memperlebar ukuran LCD. Sehingga, meski layarnya hanya 14 inch tapi serasa lebih luas dipandang. Coding dalam waktu lama jadi sangat nyaman menggunakan laptop ini.

 

Laptop ini memiliki tingkat kecerahan 300 Nits yang menciptakan tampilan yang cerah dan jelas, sehingga nyaman digunakan dalam berbagai kondisi pencahayaan, termasuk di luar ruangan. Hal ini penting bagi tim programmer Spasikita yang bekerja di banyak tempat. Jika mereka harus bekerja di luar ruangan seperti caffe dan restoran yang bertema outdoor di siang hari pun, mereka bisa tetap bekerja dengan nyaman.

Fitur Touchpad dan Keyboard Backlit

Touchpad Asus Zenbook 14 UX443FA

ASUS Zenbook 14 UX443FA telah mengintegrasikan teknologi terbaru dalam desain laptop mereka dengan menghadirkan NumberPad yang terletak tepat di atas touchpad. Inovasi ini membuat touchpad laptop memiliki dua fungsi, Anda bisa menggunakannya sebagai mouse untuk keperluan scroll dan juga NumberPad untuk kebutuhan input dengan warna LED yang nyaman di mata.

 

Oh iya, keyboard di laptop ini juga sudah dilengkapi fitur backlit (keyboard yang memiliki lampu di bagian tombolnya) jadi sangat membantu tim programmer saat harus kerja hingga larut malam dalam ruangan yg lampunya redup.

Desain Ergolift

Saat tim programmer sedang harus coding nonstop, kenyamanan tangan mereka tetap terjaga dengan adanya desain engsel ErgoLift pada Asus Zenbook 14 UX443FA ini. Desain ini tidak hanya membuat keyboard jadi nyaman untuk diketik dalam waktu lama, tetapi juga membuat tangan tidak mudah lelah.

 

Jadi, saat kita membuka laptop ZenBook 14 ini, keyboard-nya otomatis miring ke posisi yang benar-benar membuat nyaman untuk mengetik. Kita tidak perlu lagi repot-repot memikirkan ergonomi keyboard, sehingga tidak perlu lagi membeli laptop stand tambahan untuk kenyamanan mengetik. Plus, desain Ergolift ini juga membuat laptop kita tetap dingin meskipun kita harus coding berjam-jam. Jadi tidak perlu khawatir overheat.

 

Engsel ErgoLift ini juga membuat suara laptop jadi lebih bagus. Jadi, jika harus melakukan coding dalam waktu lama, tim programmer tetap bisa enjoy mendengarkan musik dengan kualitas audio yang oke banget.

Speaker

Asus Zenbook 14 UX443FA Harman Kardon
Harman Kardon Audio (Sumber: Facebook Asus Official)

Suami saya lebih senang bekerja sambil mendengarkan musik agar lebih fokus. Selain itu, dia cenderung lebih sering bekerja berkelompok saat dinas luar kota, sehingga dibutuhkan laptop dengan audio yang nikmat untuk didengar bersama-sama.

 

Pada ASUS Zenbook 14 UX443FA terdapat dua speaker “harman/kardon Certified” yang suaranya sangat renyah dan jernih untuk  didengar. Sehingga, begadang bersama untuk bekerja menjadi lebih menyenangkan. Tim ASUS Golden Ear bekerja sama  dengan ahli audio terkenal Harman Kardon untuk menciptakan inovasi teknologi speaker ini.

Webcam

Hal yang tak kalah penting adalah keberadaan webcam pada laptop ini. Webcam laptop ini cukup jernih dan berkualitas tinggi, bahkan dilengkapi dengan teknologi 3D IR HD camera yang nyaman untuk digunakan dalam sesi zoom dan pertemuan online lainnya. Sehingga, laptop ini sangat WFA friendly di zaman yang serba online ini.

 

Istilah “3D IR HD camera” sendiri artinya adalah kamera yang mampu merekam gambar dalam tiga dimensi (3D) dengan resolusi tinggi (HD) dan dilengkapi dengan infra merah (IR) untuk penglihatan malam atau penglihatan di kondisi cahaya rendah.

Konektivitas

Konektor Asus Zenbook 14 UX443FA
Konektor Asus Zenbook 14 UX443FA (Sumber: asus.com)

Meskipun memiliki dimensi yang ringkas dan ringan, laptop ini tidak mengesampingkan soal konektivitas. Laptop ini memiliki port konektivitas yang lengkap. Berikut ini list port konektivitas yang tersedia pada Asus Zenbook 14 UX443FA:

Konektor yang tersedia di sisi bagian kiri laptop:

Konektor yang tersedia di sisi bagian kanan laptop:

Akhir kata ASUS Zenbook 14: Laptop Terbaik untuk Programmer

In search of Incredible

Menurut kami, suatu pekerjaan sudah bisa dikatakan ideal jika kita bisa earn (menghasilkan uang) dan learn (belajar) dari pekerjaan tersebut. Kalau hanya bisa melakukan salah satunya, tak masalah. Kalau tidak bisa melakukan keduanya, maka itu musibah.

 

Tim full stack programmer Spasikita bisa melakukan keduanya. Salah satu alasannya adalah karena kehadiran perangkat elektronik yang mendukung proses earn dan learn-nya. Alat penunjang kerja seperti laptop dan sejenisnya memainkan peran yang sangat krusial dalam keberlangsungan belajar dan mencari nafkah. 

 

Oleh karena itu, saya sangat bersyukur atas inovasi yang tak berkesudahan dari ASUS yang selalu berusaha menciptakan teknologi yang membantu segala jenis kebutuhan penggunanya. Produk-produk ASUS juga mampu memberikan user experience yang eksklusif dengan harga yang inklusif. ASUS sukses menjadi mitra teknologi untuk berbagai kalangan. Mulai dari pekerja 9 to 5, pelajar, freelancer, gamer, hingga pemiliki bisnis di seluruh dunia.

 

Selaras dengan tagline ikonik ASUS: In Search of Incredible, ASUS terbukti mampu berkomitmen untuk terus berinovasi menciptakan produk yang tidak hanya memenuhi kebutuhan pengguna, tetapi juga melampaui harapan dengan fitur-fitur yang canggih, performa di atas rata-rata, dan desain yang menawan.  Tak heran, pada kuartal pertama tahun 2023, ASUS berhasil menjadi top brand laptop terbesar di Indonesia. 

Catatan Personal Penulis

Laptop terbaik untuk programmer

Jujur bagi saya, menulis artikel mengenai laptop terbaik untuk programmer sangat menyenangkan. Dalam proses pembuatan artikel ini, saya berkesempatan untuk berkolaborasi dengan orang yang saya sayangi, yaitu suami saya sendiri. Meskipun background saya non-IT, tetapi saya jadi banyak menyerap pengetahuan terkait IT dan dunia pemrograman berbekal dari wawancara bersama suami saya dan tim programmer Spasikita. 

 

Saya ucapkan banyak terima kasih juga kepada tim programmer Spasikita Kemendikbud Ristek yang bersedia diwawancarai mengenai pengalamannya menggunakan ASUS Zenbook 14 UX443FA dan menjabarkan alasan mengapa laptop ini dipilih sebagai laptop terbaik untuk programmer. Solid dan sukses selalu untuk tim programmer Spasikita!

 

Semoga tulisan ini bisa bermanfaat bagi banyak orang, khususnya untuk para programmer baik yang berfokus pada front end, back end, maupun database di luar sana yang sedang berjibaku mencari referensi pilihan laptop terbaik untuk menunjang pekerjaannya.

 

Itu lah cerita laptop terbaik versi para programmer Spasikita. Anda punya cerita laptop terbaik versi Anda sendiri? Yuk, submit cerita Anda bersama ASUS!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top